Minggu, 15 Maret 2009

Halaman web ini telah dibuat oleh Angela S. Akers



1. 1. IDENTIFYING CHARACTERISITCS Mengidentifikasi CHARACTERISITCS
  • Coryne - comes from the Greek word kory meaning "club-shaped". Coryne - berasal dari kata Yunani kory berarti "klub berbentuk".
  • Straight to slightly curved pleomorphic rods, frequent club-shaped swellings. Lurus ke sedikit lengkung pleomorphic tongkat, sering klub berbentuk swellings.
  • Gram positive, irregularly stained segments are common. Gram positif, irregularly stained adalah segmen umum.
  • Many species have distinctive cell wall components (amino acids in peptidoglycan). Banyak jenis ada komponen khusus dinding sel (asam amino di peptidoglycan).
  • Most species are motile, but some are non-motile. Sebagian besar adalah jenis mobil, tapi ada pula yang non-mobil.
  • Aerobic or faculative anaerobic. Aerobik atau faculative anaerobic.
  • Non-spore forming. Non-spora membentuk.
  • Chemoorganotrophs, mixed fermentative and respiratory metabolism. Chemoorganotrophs, dicampur pernafasan yg menyebabkan peragian dan metabolisme.
  • Non acid-fast. Asam non-cepat.
  • When dividing, cells tend to "snap apart" forming sharp angles that look like 'Chinese letters'. Ketika membagi, sel cenderung "snap selain" membentuk sudut yang tajam seperti 'Cina huruf'.
  • Storage granules common, staining shows refracticle granules in cells. Storage granules umum, staining menunjukkan refracticle granules dalam sel.
The above picture shows a typical corynebacterium. Gambar di atas menunjukkan khas Corynebacterium. Club-shaped cells and irregular staining is readily visible. Klub-sel dan berbentuk irregular staining yang mudah terlihat.


2. 2. TAXONOMIC DESCRIPTION TAXONOMIC PENJELASAN

The genus Corynebacterium consists of procaryotic bacteria that are true bacteria and heterotrophic. Genus Corynebacterium terdiri dari procaryotic bakteri yang benar dan bakteri heterotrophic. Human and animal pathogens, plant pathogens, and non-pathogens are the three different types of corynebacteria. Manusia dan hewan pathogens, tanaman pathogens, dan non-pathogens adalah tiga jenis corynebacteria. Each type has its own characterisitics. Setiap jenis memiliki characterisitics. Human and animal pathogens are generally non-motile and mostly anaerobic. Manusia dan hewan pathogens umumnya non-mobil dan kebanyakan anaerobic. They are Gram positive and have slightly curved rods with irregular segments. Mereka Gram positif dan ada sedikit lengkung dengan tongkat irregular segmen. Snapping division causes a picket fence arrangement of the rods that is a notable characteristic of this type. Gertakan divisi piket pagar yang menyebabkan susunan dari tongkat yang penting adalah karakteristik dari jenis ini. The most notable pathogen is Corynebacterium diphtheria . Yang paling penting adalah pathogen Corynebacterium difteri. Isolated on blood tellurite agar (eg Tinsdale Medium), Corynebacterium grows well on blood agar with the addition of potassium tellurite, which inhibits the growth of normal flora in the throat. Corynebacterium colonies turn a distinctive grey-black: tellurite diffuses into the bacterial cells and is reduced to tellurium metal which precipitates within the cell. Terpencil di tellurite agar darah (misalnya Tinsdale Sedang), Corynebacterium tumbuh dengan baik pada agar darah dengan penambahan kalium tellurite, yang inhibits perkembangan flora normal di tenggorokan. Corynebacterium jempalit khusus koloni abu-abu-hitam: tellurite diffuses ke dalam sel bakteri dan dikurangi menjadi tellurium logam yang precipitates dalam sel.

The picture to the left illustrates snapping division. Gambar ke kiri menggambarkan gertakan divisi. The picture to the right is a wet mount (1,000X) showing club-shaped cells. Gambar di sebelah kanan adalah gunung basah (1000X) menunjukkan klub berbentuk sel.

Plant pathogens have similiar characteristics to the human and animal pathogen type. Pathogens tanaman memiliki karakteristik yang mirip dengan manusia dan hewan jenis pathogen. Less snapping division occurs and some of the species in this group are motile. Kurang gertak divisi terjadi dan beberapa jenis di grup ini adalah mobil. Organic growth facters are needed for growth of these types of corynebacteria. Pertumbuhan organik facters diperlukan untuk pertumbuhan jenis corynebacteria. These bacteria are also strictly anaerobic. Bakteri ini juga sangat anaerobic.

The non-pathogenic class of corynebacteria are poorly described taxonomically. Non-patogen kelas corynebacteria dijelaskan taxonomically yang buruk. These bacteria are hard to differentiate between species due to insufficient data. Bakteri ini sulit untuk membedakan antara spesies karena kurang data. Non-pathogens can be easily confused with at least ten other genera of bacteria. Non-pathogens dapat dengan mudah dengan sedikitnya sepuluh lainnya genera dari bakteri.



3. 3. ISOLATION AND ECOLOGY Pemisahan dan Ekologi

The genus Corynebacterium has so many species that over forty media have been developed for isolation and characterization. Genus Corynebacterium telah banyak spesies yang lebih dari empat puluh media telah dikembangkan untuk isolasi dan karakterisasi. Species of this genus can be isolated from soil, air, water, blood, and even human skin. Spesies dari genus ini dapat diisolasikan dari tanah, udara, air, darah, dan bahkan manusia kulit. Corynebacteria that infect plants or animals or humans usually pathogenic strains. Corynebacteria yang menjangkiti tanaman atau hewan atau manusia biasanya patogen jenis. Several species of corynebacteria that grow on plants cause a variety of plant diseases. Corynebacteria beberapa jenis tanaman yang tumbuh di menimbulkan berbagai penyakit tanaman. One Corynebacterium species causes a disease known as bacterial wilt which infects the seeds of soybeans. Corynebacterium satu jenis penyebab penyakit yang dikenal sebagai bakteri yang wilt infects biji-biji kedelai. The plants become stunted, bean pods are empty, and marginal necrosis of the lower leaves become evident. Tanaman menjadi kerdil, bean pods sedang kosong, dan marjinal kebekuan yang rendah daun menjadi nyata. Tan spot of soybeans is another disease caused by the same species of Corynebacterium . Another plant disease caused by Corynebacterium tritici is spike blight of wheat. Tan spot kedelai yang lain adalah penyakit yang disebabkan oleh jenis yang sama Corynebacterium. Tanaman lain penyakit yang disebabkan oleh Corynebacterium tritici adalah hawar spike dari gandum. This species also infects the seed of the wheat plant. Jenis ini juga infects keturunan gandum tanaman. Several diseases in humans are caused by species of Corynebacterium . Beberapa penyakit pada manusia disebabkan oleh jenis Corynebacterium. A familiar disease, diptheria, is caused by Corynebacterium diphtheriae . J akrab penyakit, diptheria, disebabkan oleh Corynebacterium diphtheriae. This disease is usually contracted by exposure to aerosol droplets or through contaiminated water. Penyakit ini biasanya dikontrak oleh eksposur ke erosol tetesan air atau melalui contaiminated. Humans, especially children, can die from diptheria if the disease is not treated promptly. Manusia, terutama anak-anak, bisa mati dari penyakit diptheria jika tidak segera diobati.



4. 4. ADDITIONAL SOURCES OF INFORMATION SUMBER INFORMASI TAMBAHAN
The American Phytopathological Society. Compendium of Soybean Diseases. 2nd Ed. American Phytopathological Masyarakat. Singkatan dari Kedelai Penyakit. 2. Ed. St. Paul, Minnesota. St Paul, Minnesota. 1982. 1982.

The American Phytopathological Society. Compendium of Wheat Diseases. 2nd Ed. American Phytopathological Masyarakat. Singkatan dari Penyakit Wheat. 2. Ed. St. Paul, Minnesota. St Paul, Minnesota. 1977. 1977.

Fuhrmann, J., Hartel, P., Sylvia, D., and Zubere, D. (1988). Principles and Applications of Soil Microbiology. New Jersey: Prentice Hall Inc. Fuhrmann, J., Hartel, P., Sylvia, D., dan Zubere, D. (1988). Prinsip dan Aplikasi dari Tanah Mikrobiologi. New Jersey: Prentice Hall Inc

Holt, John G. (1984). The Shorter Bergey's Manual of Determinative Bacteriology. 8th Ed. Holt, John G. (1984). The Bergey singkat Manual bakteriologi yang menentukan. 8. Ed. Maryland: The Williams and Wilkins Company. Maryland: The Williams dan Wilkins Company.



5. 5. OTHER LINKS ON CORYNEBACTERIUM LAIN LINKS ON Corynebacterium
Corynebacterium Infections . Infeksi Corynebacterium.

Corynebacterium and Microbial Diversity . Corynebacterium dan Microbial Diversity.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar